PENGARUH PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT WARGA MISKIN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBANGUNAN DI KABUPATEN TOLITOLI

  • asril hasani
Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Warga Miskin, ToliToli

Abstrak

Berbicara tentang partisipasi masyarakat sangat erat hubungannya dengan pemberdayaan, karena dalam setiap kegiatan pemberdayaan tidak akan berlangsung dengan baik dan optimal tanpa keikutsertaan warga masyarakat di dalam setiap proses dan tahapan-tahapan kegiatan pemberdayaan itu sendiri. Atau dengan kata lain, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam memaksimalkan proses, tahapan-tahapan dan pencapaian hasil kegiatan pemberdayaan. Keterlibatan seseorang atau sekelompok orang dalam pemberdayaan atau kegiatan pembangunan pada umumnya mengandung arti penting, karena warga masyarakat dapat melakukan berbagai aktifitas sesuai koridor program pemberdayaan yang akan dilaksanakan. Idealnya keikutsertaan warga masyarakat dalam kegiatan pemberdayaan atau kegiatan pembanunan pada umumnya tersebut dimulai dari kegiatan sosialisasi program, identifikasi permasalahan, penyusunan dokumen perencanaan, tahapan pelaksanaan kegiatan, monev dan hingga pada tahapan pemeliharaan hasil-hasil pemberdayaan atau kegiatan pembangunan pada umumnya.Penting diketahui bahwa partisipasi masyarakat dalam kegiatan pemberdayaan biasanya berlangsung dalam berbagai bentuk tergantung kemauan dan kemampuan warga masyarakat itu sendiri. Ada warga masyarakat yang terlibat secara langsung memberikan gagasan dan ide-ide cerdasnya, pemikirannya, tenaganya maupun harta benda yang dimilikinya. Akan tetapi, ada pula warga masyarakat yang secara tidak langsung ikut serta dalam proses dan tahapan-tahapan kegiatan pemberdayaan yang dilaksanakan dalam kehidupan masyarakat. Selain itu, proses partisipasi masyarakat dalam kegiatan pemberdayaan juga dipengaruhi oleh berbagai faktor baik yang bersifat internal maupun yang bersifat eksternal dalam kehidupan warga masyarakat itu sendiri.Secara hakiki sasaran pemberdayaan masyarakat tidak lain adalah warga miskin dengan harapan pada limit waktu tertentu warga miskin tersebut akan keluar dari garis kemiskinan yang mereka alami yakni menjadi mandiri. Meskipun demikian, hingga saat ini kemiskinan belum juga teratasi secara maksimal. Pada skala lokal-daerah, kemiskinan juga merupakan salah satu masalah sosial yang tidak mudah untuk diatasi. Beragam program dilakukan untuk mengatasinya, namun kemiskinan terlanjur menjadi bagan dari lingkaran setan yang mata rantainya sulit untuk diputuskan.Tujuan penelitian ini bermaksud mengetahui dan menjelaskan realitas partisipasi masyarakat serta faktor penunjang dan penghambat dalam kegiatan pemberdayaan di kabupaten ToliToli .Penelitian ini penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deksriptif yang didukung dengan analisis tabulasi data dan teknik presentase.

Referensi

Arikunto, Suharsimi, 1996, Prosedur Penelitian, Suatu pendekatan Praktek, Jakarta, PT. Rineka Cipta.
Bryant Caralie dan Louise G White, 1998, Managemen Pembangunan Untuk Negara Berkembang, LP3ES, Jakarta.
Cresswel, John W. 2008. Research Disigen: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Effendi, Bachtiar. 2002. Pembangunan Daerah: Otonomi Berkeadilan. Yogyakarta: PT. Uhindo.
Fakih, Mansour. 2001. Runtuhnya Teori Pembangunan dan Globalisasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hantington Joan Nelson, 1990, Partisipasi Politik di Negara Berkembang, Bhineka Cipta, Yogyakarta.
Hikmat. H. 2004. Strategi Pemberdayaan Masyarakat. Bandung: Humaniora.
Ife, Jim & Frank Toseriero. 2008. Community Development: Alternatif Pengembangan Masyarakat di Era Globalisasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
J. Moleong, Lexy, 1990, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung, PT. Remaja Rosdakarya.
J. Nasikun, 1995, Mencari Suatu Strategi Pemberdayaan Masyarakat Desa Berparadigma Ganda, Yogyakarta, Andi Offset.
Yuwono, Teguh. 2001. Manajemen Otonomi Daerah : Membangun Daerah Berdasar Paradigma Baru. Semarang: Clylaps Diponegoro University
Lewis Oscar, 1996, Kebudayaan Kemiskinan Dalam Parsudi Suparlan (ed) Kemiskinan di Perkotaan, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta.
Lucy Setiana, 2005, Teknik Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat, Galia Indonesia, Jakarta.
M. Anwas, Oos, 2014, Pemberdayaan Masyarakat di Erah Global, Alfabet, Bandung.
Masjkuri, 2007, Pendekatan dan Metode Mengukur Kemiskinan di Indonesia, Jakarta, CV. Cipta Karya.
Midgley, James, (2005), Pembangunan Sosial, Perspektif Pembangunan dalam Kesejahteraan Sosial. Jakarta : Ditperta Islam.
Michael Sherraden, 2006, Aset Untuk Orang Miskin, Perspektif Baru Usaha Pengentasan Kemiskinan, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Moh. Rasyid, dkk, 1982, Pola Partisipasi Masyarakat Desa Terhadap Pembangunan di Wilayah Kecamatan Biromaru, Laporan Penelitian, Balai Penelitian Universitas Tadulako, Palu.
Prijono dan Pranarka, 1996, Pemberdayaan Masyarakat Miskin, YIIS, Jakarta
Randy, R.W, dan Riant Nugroho, W., 2007, Manajemen Pemberdayaan (Sebuah Pengantar dan Panduan Untuk Pemberdayaan Masyarakat), Alex Media Komputindo, Jakarta.
Sayogyo dan Pudjiwati Sayogyo, 1996, Sosiologi Pedesaan, Yayasan Obor Indonesia, Yogyakarta.
Singarimbun, Masri dan Efendi, Sofyan, 1991, Metode Penelitian Survei, Jakarta, LP3ES.
Sjafari, Agus, 2014, Kemiskinan dan Pemberdayaan Kelompok, Graha Ilmu, Yogyakarta.
Syahyuti. 2006. 30 Konsep Penting dalam Pembangunan Pedesaan dan Pertanian. Jakarta: Bina Rena Perwira
Slamet Y., 1989, Konsep-Konsep Partisipasi Sosial, Studi Sosial Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.
Soemardjan, Selo, 1980, Kemiskinan Struktural, Suatu Bunga Rampai, YIIS, Jakarta.
Soetomo, 2006, Strategi-Strategi Pemberdayaan Masyarakat, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.
Suharto, Edi, 2005, Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat,. PT. Refika Aditama. Bandung.
Sunyoto Usman,2004, Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat, Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Suryono, Agus. 2001. Teori-teori dan Isu Pembangunan. Jakarta: UM-Press.
Sumodiningrat, Gunawan. 2002. Pemberdayaan Masyarakat dan Jaring Pengaman Sosial. Jakarta: Gramedia.
Supardi dan Ahmad Rozany, 2008, Mengukur Standar dan Indikator Kemiskinan Nasional, Jakarta, CV. Cipta Karya.
Suparjan dan Hampri, 2003, Strategi Pemberdayaan Masyarakat, YIIS, Jakarta
Suparlan, Parsudi, (ed) 2003, Kemiskinan di Perkotaan, Jakarta, Yayasan Obor Indonesia.
Teguh, Ambar, 2004, Perlukah Masyarakat Diberdayakan, Jakarta, CV. Cipta Karya
Trijono, Lambang. 2007. Pembangunan Sebagai Perdamaian. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.The British Council, 2001, Mewujudkan Partisipasi, Teknik Partisipasi Masyarakat Untuk Abad 21, British Council, Jakarta.
Tri Winarni, 1998, Pemberdayaan Masyarakat Suatu Alternatif Penanggulangan Kemiskinan, Jakarta, Yayasan Obor Indonesia.
Taliziduhu Ndraha, 2003, Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan, Yayasan Karya Dharma Up, Jakarta.
Diterbitkan
2022-11-18
Bagaimana Mengutip
hasani, asril. (2022). PENGARUH PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT WARGA MISKIN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBANGUNAN DI KABUPATEN TOLITOLI. Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah, 2(1), 42-50. Diambil dari https://jurnalbrida.sultengprov.go.id/index.php/bomba/article/view/34
Bagian
Articles