Peran Ganda Pemandu Wisata dalam Pelestarian dan Pemeliharaan Lukisan Tapak Tangan di Morowali Utara

Pelestarian dan Peneliharaan Lukisan Tapak Tangan

  • Ikhtiar Hatta Universitas Tadulako, Sulawesi Tengah, Indonesia
  • Haliadi Haliadi Universitas Tadulako, Sulawesi Tengah, Indonesia
  • Ismail Ismail Universitas Tadulako, Sulawesi Tengah, Indonesia
Kata Kunci: Megalitic, Cagar Budaya, Pemandu Wisata, Lukisan Tapak Tangan

Abstrak

Pelestarian dan pemeliharaan cagar budaya dewasa ini semakin penting yang ditandai dengan terbitnya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Dan Undang-Undang nomor 11 tahun 2010 tentang cagar budaya. Namun dalam peraktik pelestarian dan pemeliharaan masih menyisahkan banyak persoalan. Untuk itu, kajian ini mengangkat satu sudut pandang terkait signifikansi peran dari pemandu wisata dalam pelestarian dan pemeliharaan lukisan tapak tangan di Kabupaten Morowali Utara. Hasil kajian yang masih bersifat preliminary study ini menemukan bahwa peran dari pemandu wisata dapat melampaui tugasnya dengan memelihara dan melestarikan melalui social movement, dan pewarisan mitologi terkait lukisan tapak tangan tersebut.

 

Referensi

Achille, C. & Fiorillo, F. (2022). Teaching and Learning of Cultural Heritage: Engaging Education, Professional Training, and Experimental Activities. Heritage, 5, 2565–2593. https://doi.org/10.3390/ heritage5030134

Arifitama, Budi (2017). Panduan Mudah Membuat Augmented Reality. Penerbit Andi, Yogyakarta.

Bower, M., Howe, C., McCredie, N., Robinson, A., & Grover, D. (2014). Augmented Reality in Education–Cases, Places And Potentials. Educational Media International, 51(1), 1–15. https://doi.org/10.1080/09523987.2014.889400.

Council of Europe. (2005). Council of Europe Framework Convention on the Value of Cultural Heritage for Society. CETS 199–Value of Cultural Heritage for Society, 27.X.2005.

Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah. (2023). Pencanangan “Negeri Seribu Megalit”, Dosen Antropologi Untad: Megalit Simbol Penghubung Masa Lalu, Masa Kini dan Masa Depan. Berita diakses 09 November 2023.

Loulanski, T. & Loulanski, V. (2011). The Sustainable Integration of Cultural Heritage and Tourism: A Meta-Study, Journal of Sustainable Tourism, 19:7, 837-862. http://dx.doi.org/10.1080/09669582.2011. 553286

Mendoza, M.A.D., Franco, E.D.L.H & Gómez, J.E.G. (2023). Technologies for the Preservation of Cultural Heritage—A Systematic Review of the Literature. Sustainability, 15, 1059. https://doi.org/10.3390/ su15021059.

Özkul E., Kumlu S. T. (2019). Augmented Reality Applications in Tourism, International Journal of Contemporary Tourism Research, 3(2),107-122, doi: 10.30625/ijctr.625192.

Palagiang, C.L & Sofiani, S. (2021). Augmented dan Virtual Reality sebagai Media Promosi Interaktif Museum Perumusan Naskah Proklamasi. Destinesia: Jurnal Hospitaliti dan Pariwisata, 3 (1).

Shen, S., Xu, K., Sotiriadis, M., and Wang, Y. (2022). Exploring the factors influencing the adoption and usage of Augmented Reality and Virtual Reality applications in tourism education within the context of COVID-19 pandemic. Journal of Hospitality, Leisure, Sport & Tourism Education, 30, 100373.

Diterbitkan
2024-05-10
Bagaimana Mengutip
Hatta, I., Haliadi, H., & Ismail, I. (2024). Peran Ganda Pemandu Wisata dalam Pelestarian dan Pemeliharaan Lukisan Tapak Tangan di Morowali Utara. Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah, 4(1), 25-33. https://doi.org/10.65123/bomba.v4i1.70
Bagian
Articles